Ilustrasi pembunuhan. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Suami Pamit Salat Subuh, Kusniyati Terjun dari Lantai 3 RS Dr Soetomo

Estimasi Baca:
Minggu, 25 Mar 2018 15:08:01 WIB

Kriminologi.id - Seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya bernama Kusniati ditemukan tewas di lantai dasar halaman rumah sakit tersebut. Korban yang merupakan warga Dusun Kedayon, Desa Sumput, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur itu tewas pada Sabtu, 24 Maret 2018 sekitar pukul 04.35 WIB, sesaat suaminya bernama Suradi pamit untuk menunaikna Salat Subuh.

“Korban tewas diduga karena bunuh diri setelah melompat dari Ruang Palem 2, Lantai III, RSUD Dr Soetomo Surabaya, tempat korban dirawat,” kata Kepala Polsek Gubeng Surabaya Komisaris Polisi Sudarto di Jawa Timur, pada Minggu, 25 Maret 2018.

Menurut Sudarto, wanita berusia 43 tahun itu menjalani rawat inap di RSUD Dr Soetomo Surabaya sejak Maret 2018 karena menderita penyakit paru-paru. Selama menjalani perawatan di Ruang Palem 2, Lantai III, RSUD Dr Soetomo, Kusniati salah satunya selalu ditemani oleh suaminya, Suradi.

Usai ditemukannya Kusniati dalam kondisi tewas, polisi telah meminta keterangan dari Suradi. Berdasarkan keterangan pria berusia 52 tahun itu, Kusniati diduga dengan sengaja melompat dari ruangan tempat dia dirawat. Kusniati diduga memanfaatkan kondisi ruangan yang sepi agar bisa terjun untuk bunuh diri. 

"Suami korban telah pamit kepada istrinya untuk menunaikan salat subuh di musala lingkungan RSUD Dr Soetomo," ujar Sudarto.

Namun, lanjut dia, karena antrian wudhu di musala itu cukup panjang, Suradi akhirnya memutuskan kembali ke ruangan tempat istrinya dirawat. Saat itulah, Suradi sudah tidak menemukan istrinya di ruangan. Belakangan, diketahui istrinya ditemukan telah meninggal dunia di halaman RSUD Dr Soetomo, yang lokasinya tepat di bawah jendela ruangan korban dirawat.

"Dugaannya memang korban sengaja berniat bunuh diri dengan cara melompat dari ruang tempatnya dirawat di lantai III RSUD Dr Soetomo. Untuk memastikannya kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Kompol Sudarto. TD

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500