Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Suami Penganiaya Istri di Apartemen Kalibata City Positif Narkoba

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 17:45:56 WIB

Kriminologi.id - Mustofa Hasan, suami penganiaya istrinya Novawanty pakai pulpen di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan ternyata pengguna narkoba. Hal tersebut diketahui setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan kepada pria berusia 33 tahun tersebut. 

Kasat Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung, mengungkapkan narkoba yang dikonsumsi oleh Hasan adalah jenis sabu-sabu.

“Iya betul, mas. Setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, dia terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu,” kata Vivick kepada Kriminologi.id di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2018.

Menurut Vivick, Hasan mengonsumsi sabu-sabu sekitar dua pekan sebelum dirinya melakukan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terhadap Novawanty. Tepatnya pada Selasa, 14 Agustus 2018.

Saat diperiksa polisi terkait narkoba yang dikonsumsinya, pria asal Mesir itu sempat mengelak. Hasan mengatakan hanya mengonsumsi inex. Namun setelah didalami, pelaku tak bisa mengelak lagi lantaran dirinya terbukti mengonsumsi sabu-sabu. 

“Pada saat diperiksa oleh petugas, pelaku mengaku hanya mengonsumsi Inex. Tapi, setelah kami periksa secara lebih dalam, ternyata ia positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu,” ujar Vivick.

Terungkapnya Hasan sebagai pengguna narkoba bermula ketika pada Senin, 27 Agustus 2018 dia melakukan KDRT terhadap istrinya, Novawanty. Penganiayaan itu dilakukan karena sang istri menolak penawaran makan.

Karena penolakan itu, Hasan langsung menghujamkan pulpen ke bagian paha Novawanty. Tak hanya ditusuk di paha, Novawanty juga menerima pukulan dari suaminya.

“Penyebabnya karena pelaku kesal saja. Korban dipukul dengan gagang sapu dan menggunakan batang besi. Korban sudah sering mengalami penganiyaan itu,” ucap Kasat Reskrim Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Tamuntuan.

Lebih lanjut, Stefanus mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan KDRT dari Novawanty, polisi langsung menindaklanjutinya dengan menangkap Hasan di unit apartemennya. Saat diinterogasi, Hasan mengaku telah berulang kali melakukan penganiayaan itu lantaran kesal dengan istrinya. 

Akibat perbuatannya tersebut, Hasan kini tengah ditahan dan diganjar dengan Pasal 44 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500