Ilustrasi mayat Foto: Pixabay.com

Tewas Usai Melahirkan di Masjid Bekasi, Bidan Cium Bau Obat pada Mulut

Estimasi Baca:
Selasa, 27 Mar 2018 14:55:47 WIB
Salah seorang bidan mencium bau obat dari mulut Astri Kristanti Putri (28), wanita yang tewas usai bersalin di lantai dua Masjid Nurul Hidayah, Aren Jaya, Bekasi Timur, Senin, 26 Maret 2018.

Kriminologi.id - Dua bidan dari empat petugas Puskesmas Aren Jaya menjadi saksi kematian Astri Kristanti Putri (28) usai melahirkan di Masjid Nurul Hidayah, Aren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin, 26 Maret 2018. Astri menutup mata pukul 10.30 WIB. 

Adalah Minda Pribadi (56) marbut masjid yang pertama kali melihat Astri terlentang di lantai dua masjid tersebut. Minda langsung bergegas lari ke puskesmas untuk meminta pertolongan  setelah mendengar jeritan Astri. 

Astri tergeletak di lantai dua dengan wajah sedikit pucat. Perempuan mengenakan kemeja hijau dan rok kerja datang bersama Dodi Handoyo.    

Empat petugas puskesmas yang terletak sekitar 300 meter dari masjid tiba dan langsung naik ke lantai dua masjid. Salah seorang petugas puskesmas menuturkan saat tiba kondisi Astri sangat lemah dan dari mulutnya mengekuarkan busa kuning dengan bau obat menyengat dari hidungnya. Nadi pada leher dan tangan yang diperiksa sudah lemah. 

"Busa kuning dari mulut juga keluar. Obat nggak tau obat apa," kata petugas Puskesmas Aren Jaya yang meminta namanya dirahasiakan kepada Kriminologi.id, Selasa, 27 Maret 2018.

Seorang bidan lainnya mengutarakan hal berbeda. Bidan yang juga meminta agar namanya tidak diekspos itu mencium bau obat-obatan dari mulut Astri. Diduga Astri mengkonsumsi obat melancarkan proses persalinan.

"Kemungkinan konsumsi obat biar licin (persalinannya)," ujarnya.  

Astri menghembuskan nafas karena lemah di masjid Nurul Hidayah. Tidak jauh dari jenazah Astri terdapat kantung plastik hitam. Petugas menaruh curiga dan membuka kantung plastik tersebut. Saat dibuka ternyata isinya merupakan seorang anak bayi laki-laki baru lahir dengan berat 1,4 kilogram.

Petugas pun membawa bayi tersebut ke rumah sakit terdekat. "Kami langsung berusaha menyelamatkan anak itu, yang diperkirakan baru berumur sekitar 6 sampai 7 bulan," ucapnya.

Saat ditanya oleh warga, Dodi mengaku jika dirinya merupakan teman Astri bukan kekasih Astri. Dirinya disuruh kekasih Astri untuk menemaninya. 

Belum diketahui pasti apa maksud kedatangan Astri warga Rawa lumbu dan Dodi warga Tambun Selatan datang ke Aren Jaya. Namun kabar beredar, keduanya hendak menggugurkan kandungan di dukun beranak yang berada disekitar Aren Jaya.

Diperkirakan Astri tewas usai menenggak sebuah obat untuk menggugurkan kandungnya, hal itu terlihat dari busa kuning yang keluar dari mulut Astri. 

KOMENTAR
500/500