Ilustrasi perempuan dibakar. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Usai Cekcok di Telepon, Remaja Dibakar Pacarnya Sendiri karena Cemburu

Estimasi Baca:
Selasa, 8 Mei 2018 23:45:03 WIB
Remaja berusia 16 tahun dibakar hidup-hidup oleh pacarnya sendiri menggunakan minyak Pertalite. Pembakaran tersebut diduga dipicu karena terbakar api cemburu.

Kriminologi.id - Seorang pemuda berinisial IRW (36) nekat membakar hidup-hidup pacarnya sendiri yang masih berusia 16 tahun berinisial DAL, warga Jalan Manggaan V, Lingkungan 13, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Korban tersebut, menderita luka bakar yang cukup parah di bagian wajah, leher, dan dadanya. Korban yang masih berusia muda itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan untuk menjalani perawatan intensif,” kata Kapolsek Medan Labuhan, Komisaris Pol Hendris Tampubolon di Medan, Sumatera Utara, Selasa, 8 Mei 2018.

Hendris mengatakan, sebelum melakukan pembakaran tersangka IRW dan korban terlibat cekcok melalui komunikasi via telepon. Menurut dugaan polisi pelaku membakar pacarnya itu lantaran terbakar api cemburu.

Hendris menjelaskan, kronologi pembakaran itu bermula ketika korban DAL saat itu tengah berbicara dengan Ety (29) di rumah Ibu Ela di Jalan RPH Gang Suka Maju, Lingkungan 11, Mabar, Medan Deli, pada Senin malam, 7 Mei 2018.

Saat korban tengah berbincang, tiba-tiba pelaku IRW muncul di lokasi kejadian tersebut. Tanpa basa-basi, tersangka langsung menyiram tubuh remaja itu dengan minyak Pertalite dari dalam botol besar air mineral yang dibawanya.

"Setelah mengguyur korban dengan pertalite, pelaku langsung menyulutkan api menggunakan mancis (korek api gas) yang telah dipersiapkan," ucapnya.

Tak perlu waktu lama, kata Hendris, api pun langsung membakar tubuh gadis itu. Tak hanya itu, beberapa benda yang ada di dekat korban pun juga ikut terkena jilatan api. Setelah melakukan aksinya, tersangka langsung kabur. Berdasarkan penyelidikan polisi, pelaku IRW diduga telah merencanakan aksinya.

"Korban dan tersangka selama ini berpacaran, petugas masih memburu pelaku pembakaran tersebut," kata Kapolsek Medan Labuhan itu.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500