Suasana di Jalan Berlian III, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarata Pusat, yang menjadi lokasi penyekapan Salma Nabila. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Wanita Korban Penyekapan di Kemayoran Tinggal Sendiri, Lingkungan Sepi

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 16:00:58 WIB

Kriminologi.id - Wanita korban penyekapan Salma Nabila (20) tinggal sendirian di rumahnya Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, bukan di rumah kos.

Saat kejadian pegawai restoran siap saji itu tinggal sendiri di Jalan Berlian III, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarata Pusat. Kakak sepupunya yang menemani dirinya sedang pulang ke Tangerang, Banten. 

Sedangkan kedua orang tuanya hanya pulang saat libur kerja. Mereka tinggal dan bekerja di Bandung, Jawa Barat.

Kawasan tempat tinggal Salma terbilang rawan kejahatan. Sebulan sebelum dirinya di sekap, tetangga sebelah rumah disatroni perampokan. 

"Rumah di sebelah beberapa bulan lalu sempet ada yang mau ngerampok. Tapi ketahuan sama pemilik rumah rampoknya kabur. Kalau hipnotis dulu sering kejadian di sini cuman sekarang sudah ga pernah lagi," ujar Salma kepada Kriminologi.id, Senin, 10 September 2018. 
 
Salma menceritakan suasana tempat tinggalnya memang terbilang sepi. Kondisi lingkungan tempat tinggalnya itu sepi. Keramaian hanya terjadi pada pagi dan sore.  

Pantauan Kriminologi selama kurang dari setengah jam tak ada satupun kendaraan yang melintas di depan rumahnya. 

Kondisi rumah Salma sendiri terbilang sangat sederhana. Keberadaan rumahnya itu dipit rumah tingkat di kanan kirinya. Rumah bercat hijau itu terdapat pagar tralis kurang lebih satu meter. 

Pegawai restoran cepat saji di Mal Cempaka Mas, Jakarta Pusat ini mengakui kalau di rumahnya sangat sepi. 

"Iya mas. Di sini memang sepi. Biasanya ramai kalau pagi dan sore. Siang dan malam sepi," ujar Salma yang dikunjungi kerabatnya. 

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500