Suasana pasca terjadi aksi penjambretan terhadap penumpang ojek online di jalan layang Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Ist/Kriminologi.id

Warsilah, Korban Tewas Saat Dijambret Sosok Tulang Punggung Keluarga

Estimasi Baca:
Selasa, 3 Jul 2018 19:45:54 WIB

Kriminologi.id - Tewasnya Warsilah, korban penjambretan seorang pengendara motor berjaket merah di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, memberikan duka amat mendalam bagi keluarga korban. Pasalnya, perempuan berusia 37 tahun itu merupakan tulang punggung keluarganya.

Menurut keterangan tetangga korban, Khairul, Warsilah merupakan anak kedua dari pasangan Jon dan Murni. Ketiganya sudah 8 tahun menempati rumah kontrakan nomor 3 dari 7 kontrakan yang berada di Gang Salon Ida, Kebon Nanas RT 13 RW 04, Cipinang, Jakarta Timur. 

Namun, saat ini kontrakan yang ditempati keluarga korban tengah kosong lantaran ditinggal penghuninya ke Semarang, Jawa Tengah, untuk melaksanakan proses pemakaman Warsilah.

Menurut Khairul, ayah Warsilah bernama Jon sehari-hari bekerja sebagai tukang tahu di Pasar Cipinang, Jakarta Timur. Murni, ibunya, berjualan es di rumah kontrakan yang ditempati mereka. Sementara Adapaun Warsilah bekerja di Mall Kelapa Gading sebagai penjaga toko.

Warsilah sudah bekerja sekitar 5 tahun. Ia memiliki penghasilan tetap. Karena itulah, tak heran bila Warsilah menjadi tulang punggung keluarga. Uang gajinya diketahui kerap digunakan untuk membayar kontrakan dan membantu kebutuhan hidup ayah dan ibunya sehari-hari.

Di mata Khairul, Warsilah merupakan sosok pekerja keras. Warsilah tak pernah mengeluh hidup di tengah keluarganya dengan kondisi ekonomi seadanya. 

“Sosoknya seorang yang pekerja keras, tanggung jawab sama keluarga, hebat dia orangnya,” katanya.

Khairul mengungkapkan, tetangganya itu sebetulnya tak lama lagi atau tepatnya pada Agustus 2018 akan melangsungkan pernikahan dengan seorang pria asal Semarang, Jawa Tengah. Pada hari libur atau biasanya tiap Senin, Warsilah mengurus sisa-sisa kekurangan persiapan pernikahanya.

“Dia (Warsilah) kalau libur pasti ngurus kekurangan pernikahannya. Dia udah ngurus ke KUA, mungkin masih ada kurang yang lainya,” kata Khairul.

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500