Empat Laporan Jack Lapian, Ujaran Kebencian Hingga Perjanjian Usaha

Estimasi Baca :

Dok. Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Dok. Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Laporan Jack Boyd Lapian terhadap Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian akhirnya naik ke tahapan persidangan. Jack melaporkan Ahmad Dhani kerena mengunggah cuitan di akun Twitter yang dianggap mengandung ujaran kebencian terhadap golongan tertentu.

Cuitan tersebut diunggah Ahmad Dhani pada tanggal 6 Maret 2017 melalui akun @AHMADDHANIPRAST. Berikut isi cuitannya;

Screenshoot cuitan twitter akun Ahmad Dhani yang dilaporkan Jack Lapiyan

Kuasa hukum Ahmad Dhani yaitu Ali Lubis pun mempertanyakan alasan kenapa Jack Lapian melaporkan kliennya tersebut. Keberatannya adalah terkait legal standing dan kerugian yang diterima pelapor akibat perbuatan Ahmad Dhani.

Baca: Jack Lapian Laporkan Ahmad Dhani, Berkas Ujaran Kebencian Dilimpahkan

"Kami mempertanyakan apa kerugian hukum pelapor sampai merasa berhak melaporkan kasus tersebut. Apakah dia merasa dicemarkan nama baiknya oleh klien kami," kata Ali Lubis

Rupanya tak hanya Ahmad Dhani yang menjadi korban serangan Jack Lapian. Sebelumnya, Jack Lapian juga pernah melaporkan mantan suami artis Andi Soraya yang bernama Rudy Sutopo.

Jack melaporkan Rudy ke Polda Metro Jaya pada 5 Desember 2015 terkait masalah wanprestasi perjanjian usaha. Berdasarkan perjanjian tersebut, Rudy akan mengakuisisi dan sekaligus berinvestasi pada sebuah klub bernama B1 Club yang terletak di Kemang, Jakarta Selatan.

Baca: 5 Serangan Beruntun kepada Anies Baswedan, dari Bawaslu Hingga KPK

Rudy seharusnya membayar sewa gedung tersebut untuk 3 tahun atau uang muka awal untuk investasi sebesar Rp 2,5 miliar. Akan tetapi kewajiban tersebut tidak dipenuhi Rudy sehingga B1 Club akhirnya harus gulung tikar. Inilah kemudian yang mendorong Jack Lapian melaporkan Rudy ke polisi.

Laporan Jack Lapian yang paling baru adalah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Anies sebenarnya sudah dua kali dilaporkan oleh Jack dalam kasus yang berbeda.

Pertama kali Anies dilaporkan oleh Jack ketika baru saja dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jack melaporkan Anies atas dugaan melakukan diskriminasi ras dalam penggunaan kata Pribumi saat melakukan pidato pertama sebagai Gubernur.

Sedangkan laporan kedua Jack Lapian terhadap Anies Baswedan dilakukan baru-baru ini yaitu pada tanggal 22 Februari 2018. Pelaporan ini terkait masalah penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang.

Menurut Jack, banyak warga yang dirugikan karena kebijakan tersebut. Pada laporannya kali ini Jack juga menyertakan hasil investigasi situasi lalu lintas di ruas Jalan Jatibaru, Tanah Abang.

Kasus-kasus yang dilaporkan oleh Jack Lapian tidak ada yang memiliki kesamaan antara satu kasus dengan kasus lainnya. Selain itu, masalah yang dilaporkan juga tergolong unik.

Baca Selengkapnya

Home Sudut Pandang Kata Pakar Empat Laporan Jack Lapian, Ujaran Kebencian Hingga Perjanjian Usaha

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu