Membendung Radikalisme di Keluarga, Pakar: Ajarkan Sayang Bukan Benci

Estimasi Baca :

Ilustrasi foto: Pixabay - Kriminologi.id
Ilustrasi toleransi dalam masyarakat. Foto: Pixabay

Kriminologi.id - Keluarga dinilai berperan strategis dalam menangkal dan membentengi anak dari paham radikalisme. Para orang tua harus mengajarkan anak perilaku penyayang di dalam keluarga.

Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto Muridan mengatakan pendidikan karakter harus diajarkan sedini mungkin kepada anak.

"Peran keluarga dalam membendung radikalisme dan terorisme dengan sedini mungkin mengajarkan pendidikan karakter dan membangkitkan fitrah positif anak," kata Muridan di Purwokerto, Kamis, 17 Mei 2018.

Menurut Muridan orang tua harus mengajarkan anak agar menjadi karakter yang penyayang bukan karakter pembenci.

"Fitrah menyayangi bukan membenci, fitrah berbagi bukan meminta, fitrah saling berbagi bukan individualis. Membangkitkan fitrah sabar dari pada fitrah marah, fitrah berbaik hati bukan menyakiti, dan bangkitkan fitrah kerja keras bukan pengeluh," katanya.

Infografik membendung radikalisme di keluarga. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Orang tua menurut Muridan dapat mengawali perkembangan anak agar mampu menjadi pribadi yang komunikatif dan pandai bermasyarakat. Sekaligus pribadi yang terbuka, toleran, dan adil.

"Secara psikologis orang tua memiliki peran strategis dalam membangun jiwa anak yang religius, periang, dan gembira," katanya.

Selain itu, dalam pandangan Muridan, untuk memperkuat pendidikan karakter pada anak perlu mengedepankan pendidikan yang mengembangkan ideologi yang moderat dan humanis.

"Radikalisme di antaranya beranjak dari ideologi yang kaku dan fundamental," katanya.

Selain keluarga menurutnya lingkungan sekitar juga memiliki peran dalam pembentukan karakter generasi muda.

"Karena itu, lingkungan harus juga memaparkan hal yang humanis, saling menolong, gotong royong, dan mengikis rasa individualisme," katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, perlu melibatkan seluruh pihak. Termasuk pula lingkungan harus melibatkan seluruh elemen dalam kegiatan kemasyarakatan. Menurutnya jangan ada yang merasa terasingkan di dalam masyarakat, merasa tak berguna, merasa terasingkan dan lain sebagainya. DP

Baca Selengkapnya

Home Sudut Pandang Kata Pakar Membendung Radikalisme di Keluarga, Pakar: Ajarkan Sayang Bukan Benci

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu