Penganiaya Istri yang Hamil di Johar Baru Akal Budinya Berantakan

Estimasi Baca :

Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Penganiaya istri yang hamil 8 bulan di Jalan Tanah tinggi Gang 12 RT 09 RW 07 Kelurahan Tanah Tingi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Kasdi (20) dinilai pola pikirnya berantakan. Emosional yang memuncak itu menandakan akal budinya sudah kacau, kata Psikolog Tika Bisono kepada Kriminologi, Kamis, 11 Januari 2018. 

"Pola pikir dan akal budinya sudah kacau orang itu," ujarnya. 

Tika menambahkan sebenarnya manusia selalu diberikan kemampuan untuk mengendalikan emosi sampai batas tertentu. Manusia diberikan kemampuan untuk bertahan pada titik tertentu dalam mengendalikan emosi. 

Baca: Kasdi Aniaya Istrinya yang Hamil 8 Bulan karena Tuduhan Selingkuh

Di saat emosi memuncak dan tak terkendali, kata Psikolog yang juga penyanyi itu, itu menandakan butuh metode bantuan lain. Metode bantuan lain itu bisa saja bentuknya orang lain, bantuan benda atau bantuan harta. 

"Coba tangani sendiri dulu, tapi kalau sudah jebol dan tidak sanggup itu harusnya ada metode bantuan lain. Kalau sendiri sudah gagal. Sehingga tidak langsung bunuh diri," ujarnya. 

Saat ditanya apakah faktor ekonomi berpengaruh dalam mengendalikan emosional, dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana, Jakarta itu mengatakan, tidak berkaitan secara langsung. Akan tetapi, ekonomi yang sehat membuat rumah tangga menjadi sehat.

Baca: Usai Diinjak, Bayi di Kandungan Lina Susah Nafas dan Tali Pusar Putus

"Kalau ekonominya terganggu pasti perencanaan jadi terganggu," ujarnya. 

Tika juga menduga kemarahan meledak-ledak disertai penganiayaan yang dilakukan suami terhadap istrinya itu karena persoalan peran yang tak seimbang di keluarga. Misalnya, suami yang penghasilannya pas-pasan namun tidak mendapat support dari istri, yang juga posisinya sebagai ibu rumah tangga alias tidak bekerja.

Padahal, kata Tika, peran istri bisa memberikan dukungan moril terhadap suaminya yang berpenghasilan serba terbatas. Sehingga, dukungan moril pasangan itu memberikan ketenangan suami. 

"Jangan-jangan sudah suaminya penghasilan terbatas, si istri banyak menuntut. Mana nih, masa segini doang," ujar Tika mencontohkan kasus istri yang menuntut lebih pada suaminya. 

Baca: Keluarga Lina Korban KDRT Dengar Kasdi Sering Pukuli Istrinya

Tuntutan berlebihan dari penghasilan itu, kata Tika, berdampak harga diri suami menjadi tergerus. Atau lebih dalamnya lagi, suami merasa sudah tersinggung martabatnya yang mengakibatkan gelap mata. 

"Kalau sudah harga diri yang terdegradasi itu lebih tinggi dari tudingan selingkuh," ujarnya. 

Di akhir wawancara, Tika menghimbau kepada semua pasangan keluarga agar mendukung pasangannya masing-masing dan saling bekerja sama. Sehingga, akan menghadirkan hubungan keluarga yang harmonis. 

"Suami pekerja kasar itu butuh support dari istrinya. Dukung suami dengan bahasa-bahasa yang penuh kasih sayang," ujarnya. 

Seperti diberitakan, Kasdi (21), ditangkap polisi lantaran menendang dan menginjak istrinya sendiri yang sedang hamil delapan bulan tega melakukan hal itu karena cemburu. Kasdi marah dan cemburu karena dia menduga bahwa bayi dalam kandungan istrinya bukanlah anak kandungnya. Kasdi menuduh itu hasil perbuatan hubungan gelap dengan pria lain.

Baca: Suami Injak Perut Istri Saat Hamil Hingga Janin Meninggal di Kandungan

"Latar belakang tersangka melakukan penendangan karena marah. Karena tersangka memperkirakan cemburu bahwa korban berhubungan dengan pria lain, sehingga dia mengatakan anak yang dikandung korban bukan anaknya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta di Jakarta, Rabu, 10 Januari 2017.

Nico menambahkan, peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh pria yang berprofesi sebagai pekerja harian lepas tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi.

"Yang dilakukan tersangka ini tidak hanya sekali. Sudah beberapa kali melakukan KDRT dan beberapa kali menanyakan anak siapa. KDRTnya dia melakukan penendangan dan pemukulan. Namun saat ini kalau saya lihat sekilas dia menyesal ya, yang bersangkutan menyesal dengan perbuatannya," kata Nico. SM

Baca Selengkapnya

Home Sudut Pandang Kata Pakar Penganiaya Istri yang Hamil di Johar Baru Akal Budinya Berantakan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu