Tujuh Negara Penyuplai Narkoba ke Indonesia Versi UNODC

Estimasi Baca :

Kriminologi - Kriminologi.id
Kriminologi

Kriminologi.id - Indonesia menjadi negara singgahan utama peredaran narkoba lintas negara.United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) Indonesia dalam publikasinya Country Programme 2017-2020 menyebutkan keterlibatan Indonesia dalam perdagangan narkoba internasional secara tradisional tidak menjadi produsen utama dari narkoba, tetapi sejak lama telah dijadikan negara singgah utama oleh sindikat kejahatan transnasional untuk perdagangan narkoba.

Pekan lalu, sembilan kontainer bermuatan 150 ton bahan baku narkoba berhasil diamankan oleh aparat keamanan Timor Leste pada Senin, 29 Januari 2018 lalu. Kesembilan kontainer tersebut diketahui berasal dari China dan hendak masuk ke wilayah Indonesia.

Sebelum akhirnya ditangkap di kota Dili, kontainer tersebut juga sempat singgah di Singapura.

Baca: Sembilan Kontainer Bahan Baku Narkoba China Berusaha Masuk Indonesia

Di hari yang sama, Tim Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membekuk sindikat narkoba jaringan internasional dari China, Malaysia, dan Thailand. Sebanyak delapan orang dibekuk dalam penangkapan sindikat narkoba jaringan internasional tersebut.

Dalam kasus itu, narkoba yang diungkap dari sindikat asal China berupa 1,9 kilogram ketamine. Narkoba yang datang dari sindikat Malaysia berupa 1 kilogram sabu-sabu dan 75 gram ketamine. Sementara itu, narkoba yang datang dari sindikat Thailand berupa 3,75 gram sabu-sabu.

Melihat dari dua kasus di atas, kondisi geografis wilayah Indonesia yang terdiri dari banyak pulau dan dilalui oleh banyak jalur laut membuatnya menjadi sasaran empuk oleh sindikat narkoba jaringan internasional.

Indonesia sering kali dijadikan negara transit sekaligus target perdagangan narkoba internasional. Hal ini membuat masalah peredaran narkoba di Indonesia menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Baca: Sindikat Narkoba Internasional Ramai-ramai Serang Indonesia

Dalam publikasi bertajuk “Making Indonesia safer from crime, drugs and terrorism” itu juga disebutkan dalam beberapa tahun belakangan ini kelompok-kelompok kriminal telah memproduksi beberapa jumlah metamfetamin dan ekstasi di Indonesia untuk konsumsi lokal.

Infografik Tujuh Negara Penyuplai Narkoba ke Indonesia. Infografik: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Selain itu, Indonesia juga muncul sebagai negara tujuan perdagangan narkoba sintetis, terutama metamfetamin, ekstasi dan amfetamin.

Berdasarkan pengungkapan kasus yang terjadi di tahun 2014-2015, yang tercatat di publikasi itu, produksi metamfetamin sebagian besar terlihat terkonsentrasi di ibukota Jakarta, dan juga di provinsi Sumatera Utara dan Aceh. Namun demikian, kebanyakan metamfetamin yang ditemukan di Indonesia diketahui berasal dari luar negeri.

Masih merujuk pada publikasi Country Programme 2017-2020 UNODC Indonesia, berikut adalah tujuh negara penyuplai narkoba untuk jenis metamfetamin, heroin, kokain dan ketamine. Ketujuh negara itu adalah, China, hongkong, Tanzania, Meksiko dan tiga negara lainnya yakni segitiga emas, Thailand, Myanmar dan Laos.   

Baca: BNN: Aceh Pintu Masuk Narkoba Internasional

Tahun 2014, sebagian besar metamfetamin masuk ke Indonesia dari China, Iran dan Malaysia. Tahun berikutnya, 2015 China masih menjadi negara penyuplai metamfetamin di dalam pasar Indonesia dengan total 4,4 ton yang berhasil diungkap.

Hanya saja, penemuan lapangan tahun ini  barang berasal dari China dan Hongkong. Sedangkan untuk narkoba jenis heroin, umumnya berasal dari negara segitiga emas (The Golden Triangle), yakni Thailand, Myanmar dan Laos. 

Meskipun demikian, dari 56 kasus penyitaan heroin di tahun 2015, yang berjumlah total 13,3 kilogram, sebagian besar juga ditemukan pengiriman melalui Tanzania, dan kemungkinan besar berasal dari wilayah Afghanistan.

Sementara dalam dua kasus pengungkapan 11 gram kokain di tahun 2015 diketahui bahwa narkoba itu berasal dari Mexico. Masih ditahun yang sama juga ditemukan narkoba jenis ketamine yang sebagian besar dikirim dari Hong Kong, China dan Taiwan, dengan total penyitaan sebesar 13,4 kilogram. SM

Baca Selengkapnya

Home Sudut Pandang Tujuh Negara Penyuplai Narkoba ke Indonesia Versi UNODC

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu